Polewali Mandar InfoBerantasNews.com– Semangat kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap olahraga otomotif mewarnai pelaksanaan Jelajah Alam Kamande (JELAKA) 2026 yang berlangsung meriah di Desa Pollewani, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar. Event trail adventure yang menjadi agenda tahunan tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat dengan menghadirkan ratusan rider dari berbagai daerah serta ribuan penonton yang memadati arena kegiatan sejak pagi hingga sore hari.
Sejak awal pelaksanaan, suasana di lokasi terlihat begitu semarak. Deretan motor trail dari berbagai komunitas memenuhi area start, sementara masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Tutar dan wilayah sekitarnya berdatangan untuk menyaksikan langsung aksi para rider menaklukkan jalur yang penuh tantangan. Sorak sorai penonton, suara deru mesin motor, dan semangat para peserta menciptakan atmosfer yang penuh kegembiraan dan kekeluargaan.

JELAKA 2026 bukan hanya menjadi ajang adu kemampuan para rider dalam menaklukkan medan ekstrem, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antarpecinta olahraga trail dari berbagai daerah. Semangat persaudaraan terlihat jelas ketika para peserta saling memberikan dukungan dan menjunjung tinggi nilai sportivitas selama mengikuti kegiatan.
Lintasan yang disiapkan panitia menghadirkan berbagai tantangan, mulai dari tanjakan terjal, jalan berbatu, jalur berlumpur, hingga lintasan yang melintasi kawasan perbukitan dan hutan di sekitar Desa Pollewani. Kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para rider karena menguji keterampilan, keberanian, dan ketahanan fisik dalam mengendalikan kendaraan.

Di sisi lain, antusiasme masyarakat menjadi bukti bahwa olahraga trail telah menjadi salah satu hiburan yang diminati. Warga memadati setiap titik lintasan untuk memberikan dukungan kepada para peserta. Tidak hanya kalangan dewasa, anak-anak hingga orang tua turut hadir menikmati kemeriahan acara yang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat.
Selain memberikan hiburan, penyelenggaraan JELAKA 2026 juga membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran ratusan peserta beserta ribuan pengunjung memberikan peluang usaha bagi para pelaku UMKM, pedagang makanan dan minuman, penjual perlengkapan otomotif, hingga pelaku usaha kecil lainnya. Momentum ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk-produk lokal kepada para tamu yang datang.
Keindahan panorama alam Desa Pollewani yang dikelilingi perbukitan hijau dan udara yang sejuk turut menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan ini. Jalur yang dilalui para rider tidak hanya menawarkan tantangan, tetapi juga menyuguhkan pemandangan alam yang memukau sehingga menjadi media promosi wisata alam Kecamatan Tutar kepada masyarakat luas.
Panitia pelaksana menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, mulai dari pemerintah desa, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, sponsor, komunitas trail, hingga masyarakat Desa Pollewani yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan sukses.
Keberhasilan penyelenggaraan JELAKA 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus mengembangkan event ini sebagai agenda tahunan yang lebih besar dan lebih berkualitas. Dengan semakin banyaknya peserta yang datang dari berbagai daerah, kegiatan ini diyakini mampu menjadi sarana promosi wisata, meningkatkan kunjungan ke Kecamatan Tutar, serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Melalui semangat kebersamaan, sportivitas, dan kecintaan terhadap alam, Jelajah Alam Kamande (JELAKA) 2026 membuktikan bahwa olahraga otomotif tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu mempererat persaudaraan, menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta memperkenalkan potensi wisata alam Desa Pollewani dan Kabupaten Polewali Mandar kepada khalayak yang lebih luas.
“JELAKA bukan sekadar menaklukkan medan ekstrem, tetapi juga menjadi simbol persatuan, sportivitas, promosi wisata, dan kebangkitan ekonomi masyarakat melalui olahraga otomotif yang positif dan penuh semangat.”
(Red).












