Daerah  

Peneliti Asal Afrika Lakukan Studi Lapangan di Perkebunan Kakao Desa Taramanu Tua, Tutar

Polewali Mandar, Infoberantasnews.com Perkebunan kakao milik warga di Desa Taramanu Tua, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar, menjadi lokasi kunjungan seorang peneliti asing asal Afrika yang melakukan studi lapangan terkait pengembangan komoditas kakao. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan partisipatif, dengan melibatkan langsung masyarakat setempat.(25/4/2026).

Kehadiran peneliti tersebut disambut oleh Pemerintah Desa Taramanu Tua yang diwakili oleh Sekretaris Desa (Sekdes), bersama sejumlah warga dan petani kakao. Dalam kegiatan tersebut, rombongan melakukan peninjauan langsung ke area perkebunan untuk melihat kondisi tanaman kakao, teknik budidaya yang diterapkan petani, serta proses perawatan hingga panen.

Sekretaris Desa Taramanu Tua Jumaali menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kesempatan berharga bagi masyarakat, khususnya para petani kakao, untuk berbagi pengalaman sekaligus memperoleh wawasan baru terkait pengelolaan kakao yang lebih efektif dan berdaya saing tinggi. Ia juga menekankan bahwa sektor kakao merupakan salah satu sumber penghidupan utama masyarakat di wilayah tersebut.

“Dengan adanya kunjungan peneliti dari luar negeri ini, kami berharap ada transfer pengetahuan yang dapat membantu petani meningkatkan kualitas produksi kakao. Selain itu, ini juga menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi kakao Taramanu Tua ke dunia internasional,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peneliti asal Afrika tersebut tampak aktif berdialog dengan para petani. Ia mengajukan berbagai pertanyaan terkait jenis bibit yang digunakan, pola tanam, penggunaan pupuk, hingga tantangan yang dihadapi petani dalam menjaga produktivitas tanaman kakao. Selain itu, ia juga melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi buah kakao, tingkat kesuburan tanah, serta lingkungan sekitar perkebunan.

Dalam keterangannya, peneliti tersebut mengungkapkan kekagumannya terhadap potensi kakao di wilayah Tutar. Ia menilai bahwa kondisi alam yang dimiliki sangat mendukung pertumbuhan kakao dengan kualitas yang baik. Namun demikian, ia juga mencatat perlunya peningkatan dalam hal pengolahan pascapanen, seperti fermentasi dan pengeringan, agar kualitas biji kakao dapat memenuhi standar pasar internasional.

“Saya melihat potensi yang sangat besar di sini. Kakao dari daerah ini memiliki karakteristik yang unik. Jika didukung dengan teknik pengolahan yang lebih baik, maka peluang untuk menembus pasar global sangat terbuka,” ungkapnya.

Warga Desa Taramanu Tua yang turut mendampingi kegiatan ini menyambut positif kehadiran peneliti tersebut. Mereka berharap hasil penelitian yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata, baik dalam bentuk rekomendasi teknis maupun peluang kerja sama ke depan. Para petani juga mengaku senang dapat berbagi pengalaman langsung dengan pihak luar yang memiliki perhatian terhadap komoditas kakao.

Selain sebagai ajang penelitian, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara masyarakat lokal dengan pihak internasional. Interaksi yang terjalin selama kunjungan diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk dalam hal pelatihan, pendampingan, hingga akses pasar bagi produk kakao lokal.

Pemerintah Desa Taramanu Tua menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan sektor pertanian, khususnya kakao, sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, termasuk peneliti asing, diharapkan sektor ini dapat berkembang lebih pesat dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa potensi lokal yang dimiliki oleh Kabupaten Polewali Mandar, khususnya di Kecamatan Tutar, mampu menarik perhatian dunia internasional. Ke depan, diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat dalam pengembangan kakao, sehingga komoditas ini dapat menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah yang berdaya saing global.@Red.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *