Daerah  

Musim Kemarau, Warga Transmigrasi Taramanu Tua Terpaksa Ambil Air di Sungai Mandar

POLEWALI MANDAR, InfoBerantasNews.com Musim kemarau mulai memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat di kawasan transmigrasi Desa Taramanu Tua, Kecamatan Tubbi Taramanu, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Salah satu persoalan yang dirasakan warga adalah terbatasnya ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.(24/8/2026).

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah warga transmigrasi terpaksa mengambil air dari Sungai Mandar. Air sungai menjadi salah satu alternatif yang dimanfaatkan warga ketika sumber air yang biasa digunakan mulai berkurang akibat musim kemarau.

Aktivitas warga mengambil air dari sungai menjadi pemandangan tersendiri di tengah musim kemarau. Warga harus menempuh perjalanan untuk mendapatkan air, kemudian membawanya kembali ke rumah untuk digunakan memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga.

Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan transmigrasi, persoalan air bersih bukanlah hal yang sederhana. Air merupakan kebutuhan utama untuk memasak, mencuci, mandi, membersihkan rumah, hingga kebutuhan lainnya. Ketika ketersediaan air terbatas, aktivitas masyarakat pun ikut terdampak.

Warga berharap kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah maupun instansi terkait. Mereka berharap ada langkah cepat untuk memastikan ketersediaan air bersih, khususnya selama musim kemarau berlangsung.

Salah seorang warga menyampaikan bahwa kondisi kekurangan air semakin terasa ketika musim kemarau. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga akhirnya memanfaatkan air sungai sebagai sumber alternatif.

“Kalau musim kemarau seperti sekarang, air mulai susah. Kami terpaksa mengambil air di sungai untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap warga.

Meski air sungai menjadi salah satu pilihan yang tersedia, masyarakat tetap berharap adanya sumber air bersih yang lebih layak dan mudah dijangkau. Warga juga berharap pemerintah dapat memastikan kualitas serta keamanan air yang digunakan masyarakat, terutama untuk kebutuhan konsumsi dan rumah tangga.

Kondisi ini juga menjadi perhatian karena kawasan Taramanu Tua merupakan kawasan transmigrasi yang diharapkan dapat berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pemerintah sebelumnya telah melakukan penempatan transmigran lokal di kawasan tersebut dan mendorong masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian serta berbagai kegiatan ekonomi.

Namun, pembangunan kawasan transmigrasi tentunya tidak hanya berkaitan dengan penyediaan rumah dan lahan usaha. Kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, akses jalan, fasilitas kesehatan, pendidikan, listrik, dan sarana pendukung lainnya juga menjadi bagian penting dalam memastikan keberhasilan program transmigrasi.

Karena itu, warga berharap persoalan air bersih dapat menjadi perhatian bersama. Pemerintah diharapkan tidak hanya melihat kondisi tersebut dari laporan administratif, tetapi juga melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya dialami masyarakat.

Jika sumber air yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan warga selama musim kemarau, diharapkan dapat dilakukan langkah penanganan sementara, seperti pendistribusian air bersih menggunakan kendaraan tangki atau penyediaan tempat penampungan air bagi masyarakat.

Untuk jangka panjang, masyarakat berharap adanya pembangunan atau perbaikan sistem penyediaan air bersih yang mampu memenuhi kebutuhan warga sepanjang tahun, termasuk ketika musim kemarau panjang terjadi.

Warga juga berharap adanya komunikasi yang baik antara masyarakat dengan pemerintah desa, pemerintah kecamatan, pemerintah kabupaten, serta instansi teknis terkait. Dengan komunikasi tersebut, persoalan yang dihadapi masyarakat dapat segera disampaikan dan dicarikan solusi secara bersama-sama.

Musim kemarau memang merupakan kondisi yang dapat terjadi setiap tahun, namun keterbatasan air bersih tidak seharusnya menjadi beban yang harus ditanggung sendiri oleh masyarakat. Terlebih bagi warga transmigrasi yang sedang membangun kehidupan baru di kawasan tersebut.

Masyarakat Taramanu Tua berharap perhatian pemerintah dapat diwujudkan dalam bentuk langkah nyata. Mereka ingin agar kebutuhan air bersih dapat terpenuhi secara layak sehingga tidak lagi harus bergantung pada air sungai ketika musim kemarau datang.

Air bersih adalah kebutuhan dasar masyarakat. Di tengah musim kemarau, warga transmigrasi Taramanu Tua berharap pemerintah hadir memberikan solusi agar kebutuhan dasar tersebut tetap terpenuhi dan kehidupan masyarakat dapat berjalan dengan baik.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *