MAMASA, InfoBerantasNews.com – Bupati Mamasa Welem Sambolangi melantik Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mamasa periode 2026–2031, Senin (28/9/2026).
Pelantikan tersebut berlangsung di Aula Mamase, Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Mamasa. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Mamasa bersama berbagai elemen masyarakat untuk terus memperkuat kerukunan, toleransi, serta komunikasi antarumat beragama di wilayah Kabupaten Mamasa.
FKUB Kabupaten Mamasa memiliki peran strategis sebagai wadah komunikasi, dialog, dan kerja sama antarumat beragama. Melalui forum tersebut, berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan umat beragama diharapkan dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi secara bersama-sama dengan mengedepankan semangat persaudaraan serta saling menghormati.
Pelantikan pengurus untuk masa bakti 2026–2031 juga menjadi momentum untuk memperkuat kembali komitmen seluruh pengurus dalam menjalankan amanah organisasi. FKUB diharapkan tidak hanya menjadi forum dialog, tetapi juga mampu mengambil bagian dalam menjaga suasana kehidupan masyarakat yang aman, damai, harmonis, dan kondusif.
Dalam menjalankan tugasnya, pengurus FKUB diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat.
Kerukunan antarumat beragama dinilai memiliki posisi penting dalam mendukung pembangunan daerah. Kondisi masyarakat yang hidup berdampingan secara harmonis menjadi salah satu modal sosial untuk menciptakan stabilitas dan suasana yang kondusif sehingga berbagai program pembangunan pemerintah dapat berjalan dengan baik.
Kabupaten Mamasa sendiri memiliki masyarakat yang hidup dalam keberagaman. Karena itu, semangat toleransi dan saling menghargai menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui kepengurusan FKUB periode 2026–2031, diharapkan terbangun komunikasi lintas agama yang semakin kuat. Setiap perbedaan hendaknya dapat dikelola melalui dialog dan pendekatan persaudaraan, sehingga tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat mengganggu keharmonisan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Mamasa juga diharapkan terus bersinergi dengan FKUB dalam menciptakan ruang-ruang dialog serta kegiatan yang dapat memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi awal bagi pengurus FKUB yang baru untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab selama periode kepengurusan lima tahun ke depan.
Dengan kepengurusan baru ini, FKUB Kabupaten Mamasa diharapkan semakin aktif menjalankan fungsi sebagai wadah komunikasi lintas umat beragama serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan keharmonisan masyarakat.
Semangat tersebut diharapkan dapat terus dipelihara sebagai bagian dari upaya bersama menjaga Mamasa tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan di tengah keberagaman.
(Red)












