MAMASA InfoBerantasNews.com– Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, S.E., M.M., secara resmi menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 serta Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 kepada Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Agum Syaputra. Penyerahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Mamasa, Desa Osango, pada Senin (14/9/2026) pukul 16.30 WITA.
Kegiatan yang dihadiri oleh Forkopimda, termasuk Kapolres Mamasa yang diwakili Kabagren AKP Muh. Jalil, S.H., dan Dandim 1428/Mamasa yang diwakili Danramil Kapten Muh. Arif, ini menjadi momentum penting dalam penyusunan kebijakan fiskal daerah. Dalam Nota Keuangannya, Bupati memaparkan bahwa total belanja daerah untuk tahun 2027 direncanakan sebesar Rp771.520.053.137,00 dengan pendapatan daerah mencapai Rp797.132.405.765,00. Pengeluaran pembiayaan ditetapkan sebesar Rp25.612.352.628,00 dengan target SiLPA nol rupiah.
Dalam sambutannya, Bupati Welem Sambolangi menekankan pentingnya kerja sama antara eksekutif dan legislatif untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang baik. Ia juga menyoroti upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi sektor pajak dan pariwisata, serta komitmen pemerintah dalam menangani kemiskinan ekstrem di 27 desa dan menekan angka stunting. “Pelaksanaan anggaran tetap dibatasi kemampuan fiskal, namun kami akan berupaya maksimal memenuhi harapan masyarakat,” ujarnya.
Sesi pandangan umum fraksi-fraksi DPRD menyoroti berbagai aspek krusial. Fraksi PAN meminta agar alokasi anggaran tidak hanya berfokus pada kesejahteraan ASN/PPPK tetapi juga program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Fraksi Hanura mengapresiasi kenaikan insentif PPPK dari Rp300 ribu menjadi Rp500 ribu. Sementara itu, Fraksi NasDem mendesak penciptaan lapangan kerja, Fraksi PDIP mengingatkan pentingnya transparansi dan kemandirian fiskal, serta Fraksi Solidaritas Indonesia Raya menekankan prioritas sektor pendidikan. Seluruh fraksi sepakat menerima kedua Ranperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Daerah akan terus berupaya meningkatkan PAD bekerja sama dengan Bank Sulselbar dan memprioritaskan sektor pertanian serta pariwisata sebagai penopang ekonomi lokal. Ia juga meminta dukungan penuh dari DPRD dalam pengawasan penyelenggaraan pemerintahan agar pembangunan di Mamasa dapat berjalan lebih efektif.
Rapat Paripurna berakhir pada pukul 18.40 WITA dengan situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Kedua Ranperda kini akan memasuki tahap pembahasan intensif bersama Badan Anggaran DPRD sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
Humas Polres Mamasa
Polda Sulbar
(Red).












