TNI  

2.500 Jembatan Garuda dan 3.000 Titik Air Bersih Diluncurkan, 14 Titik Ada di Polman

Polewali Mandar InfoBerantasNews.com– Kodim 1402/Polman bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Polewali Mandar mengikuti peluncuran serentak 2.500 titik Jembatan Perintis Garuda dan 3.000 titik air bersih di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan melalui video conference (vicon) bersama Presiden Prabowo Subianto, Kamis (13/8/2026).

Peluncuran di Polewali Mandar digelar bersama pemerintah daerah dan masyarakat penerima manfaat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses infrastruktur dan kebutuhan dasar bagi masyarakat di berbagai wilayah.

Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan, peluncuran tersebut menjadi momentum penting karena pembangunan jembatan dan penyediaan air bersih dilakukan secara serentak di berbagai daerah.

“Alhamdulillah hari ini kita mengikuti launching Jembatan Garuda dan air bersih secara serentak bersama Bapak Presiden,” kata Ikhwan, Kamis (13/8/2026).

Khusus di Kabupaten Polewali Mandar, kata dia, terdapat 14 titik Jembatan Perintis Garuda yang dibangun dengan tiga tipe berbeda.

Rinciannya, tujuh unit menggunakan tipe Armco, empat unit tipe gantung, dan tiga unit tipe beton.

“Untuk Jembatan Garuda di Polewali Mandar ada 14 titik dengan tipe yang berbeda. Tujuh unit Armco, empat unit jembatan gantung dan tiga unit jembatan beton,” ujarnya.

Menurut Ikhwan, pembangunan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab TNI. Pemerintah daerah bersama masyarakat turut terlibat dalam mendukung pelaksanaan hingga jembatan dan fasilitas air bersih tersebut dapat dirasakan manfaatnya.

“Launching ini kita laksanakan bersama pemerintah daerah dan masyarakat penerima manfaat dari program Bapak Presiden Prabowo Subianto,” katanya.

Pemda dan TNI Bersinergi
Keterlibatan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut. Bersama Forkopimda, pemerintah daerah mendukung pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses penghubung maupun sumber air bersih.

Jembatan Perintis Garuda dibangun untuk membuka dan memperlancar akses masyarakat, termasuk menghubungkan permukiman, lahan pertanian, serta jalur aktivitas ekonomi warga.

Sementara program air bersih atau Manunggal Air diarahkan untuk membantu masyarakat mendapatkan akses terhadap sumber air bersih yang lebih layak dan mudah dijangkau.

Letkol Ikhwan menyebut, respons masyarakat terhadap kedua program tersebut sangat positif. Sejumlah warga bahkan menyampaikan langsung rasa terima kasih atas hadirnya fasilitas yang selama ini mereka butuhkan.

“Berbagai ucapan terima kasih disampaikan masyarakat dari berbagai kalangan dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda dan juga air bersih,” ungkapnya.

Air Bersih Sangat Membantu
warga Pasiang yang menjadi penerima manfaat program air bersih, Anwar Pacau, mengaku bersyukur dengan hadirnya fasilitas tersebut.

Menurutnya, bantuan air bersih sangat berarti bagi masyarakat karena air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan air bersih ini. Ini sangat membantu masyarakat,” kata Anwar.

Peluncuran serentak tersebut menjadi penanda bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda dan fasilitas air bersih terus diperluas untuk menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.

Di Polewali Mandar, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Forkopimda dan masyarakat diharapkan dapat memastikan pembangunan tidak hanya selesai secara fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan mobilitas dan kesejahteraan warga.

Jembatan dibangun untuk membuka akses, air bersih dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan dasar. Keduanya menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat pembangunan langsung di tengah masyarakat.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *