MAMUJU InfoBerantasNews.com– Partai Demokrat terus mematangkan proses penentuan Calon Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) untuk mengisi posisi yang ditinggalkan almarhum Mayjen (Purn) Salim S. Mengga. Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahap yang sangat menentukan, di mana Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mengambil alih secara langsung proses penjaringan akhir melalui mekanisme wawancara dan pendalaman terhadap para kandidat yang telah diusulkan.
Tahapan ini menjadi bagian penting dalam rangka memastikan figur yang nantinya dipilih benar-benar memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman pemerintahan, kemampuan komunikasi politik, serta komitmen dalam mendukung jalannya roda pemerintahan Provinsi Sulawesi Barat. DPP Partai Demokrat menilai bahwa posisi Wakil Gubernur merupakan jabatan strategis yang memiliki peran penting dalam membantu gubernur menjalankan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sejumlah nama yang sebelumnya telah melalui proses penjaringan dan pembahasan di tingkat daerah kini mengikuti tahapan wawancara di Jakarta. Dalam proses tersebut, para kandidat diminta memaparkan visi, komitmen, serta kesiapan mereka dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Barat apabila nantinya mendapat kepercayaan dari partai dan lembaga legislatif.
Proses wawancara yang dilakukan DPP Partai Demokrat tidak hanya berfokus pada popularitas dan rekam jejak politik para kandidat, tetapi juga mencakup penilaian terhadap kemampuan manajerial, integritas pribadi, loyalitas terhadap partai, serta kemampuan membangun sinergi dengan berbagai pihak dalam pemerintahan maupun masyarakat. Dengan demikian, keputusan yang diambil nantinya diharapkan benar-benar berdasarkan pertimbangan objektif demi kepentingan daerah dan masyarakat Sulawesi Barat.
Kekosongan jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Barat pasca wafatnya almarhum Mayjen (Purn) Salim S. Mengga menjadi perhatian berbagai kalangan. Almarhum dikenal sebagai sosok yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pembangunan daerah dan berkontribusi besar dalam perjalanan pemerintahan Sulawesi Barat. Karena itu, figur penggantinya diharapkan mampu melanjutkan semangat pengabdian yang telah ditinggalkan serta memberikan energi baru dalam mendukung berbagai program pembangunan yang sedang berjalan.
Partai Demokrat sebagai partai pengusung memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan calon terbaik yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah ke depan. Sulawesi Barat saat ini menghadapi berbagai agenda strategis, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan sektor pertanian dan perikanan yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.
Masyarakat Sulawesi Barat pun menaruh harapan besar terhadap proses seleksi yang sedang berlangsung. Banyak pihak berharap agar penentuan calon Wakil Gubernur dilakukan secara transparan, profesional, dan mengedepankan kepentingan daerah di atas kepentingan kelompok tertentu. Figur yang terpilih nantinya diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas pemerintahan daerah.
Menurut informasi yang berkembang, hasil wawancara dan pendalaman yang dilakukan oleh DPP Partai Demokrat akan menjadi salah satu dasar utama dalam menentukan nama yang akan memperoleh rekomendasi resmi partai. Setelah keputusan final ditetapkan, nama tersebut akan diproses sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk selanjutnya diajukan sebagai calon Wakil Gubernur Sulawesi Barat.
Dengan memasuki tahap akhir seleksi ini, proses pengisian kursi Wakil Gubernur Sulawesi Barat semakin mendekati titik penentuan. Seluruh kader Partai Demokrat, tokoh masyarakat, serta masyarakat Sulawesi Barat kini menantikan keputusan resmi DPP yang diharapkan dapat menghasilkan pemimpin terbaik untuk mendampingi Gubernur Sulawesi Barat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta membawa Sulawesi Barat menjadi daerah yang semakin maju dan berdaya saing.
(Red) .



