Daerah  

Perayaan HUT ke-81 RI di Kecamatan Nosu Turut Semarakkan Pemecahan Rekor MURI Minum Kopi Serentak dengan Cangkir Bambu

MAMASA InfoBerantasNews.com— Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini terasa berbeda di Kecamatan Nosu, Kabupaten Mamasa. Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai kegiatan perlombaan, tetapi juga melalui keterlibatan masyarakat dalam memeriahkan kegiatan minum kopi serentak menggunakan cangkir bambu sebagai bagian dari upaya Kabupaten Mamasa memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Kegiatan tersebut menjadi momentum istimewa bagi masyarakat Kecamatan Nosu untuk menunjukkan semangat kebersamaan, gotong royong, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan kearifan lokal Mamasa.

Dengan menggunakan suke’ bambu sebagai wadah minum kopi, masyarakat bersama jajaran pemerintah kecamatan turut ambil bagian dalam kegiatan yang digelar secara serentak di berbagai wilayah Kabupaten Mamasa tersebut.

Di Kecamatan Nosu, kegiatan ini dikomandoi langsung oleh Camat Nosu, Ibu Yuliana, yang mengajak seluruh jajaran pemerintahan kecamatan serta masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.

Kehadiran suke’ bambu dalam kegiatan minum kopi serentak bukan sekadar menjadi simbol keunikan budaya lokal, tetapi juga menjadi bentuk kebanggaan masyarakat terhadap warisan tradisional yang masih dipertahankan hingga saat ini.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika masyarakat berkumpul menikmati kopi Mamasa menggunakan wadah bambu. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah kecamatan dan masyarakat.

Camat Nosu, Yuliana, melalui kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI dapat dikemas dengan mengangkat potensi dan identitas budaya daerah.

Momentum ini juga diharapkan mampu semakin memperkenalkan kopi Mamasa dan budaya minum kopi menggunakan suke’ bambu kepada masyarakat luas, sekaligus menjadi bagian dari promosi potensi daerah Kabupaten Mamasa.

Kegiatan minum kopi serentak tersebut berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Masyarakat Kecamatan Nosu tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sebagai wujud dukungan terhadap upaya Kabupaten Mamasa mencatatkan diri dalam pemecahan rekor MURI.

Semangat yang ditunjukkan masyarakat Nosu menjadi gambaran bahwa perayaan kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta mengangkat potensi lokal untuk dikenal lebih luas.

“Dari Nosu untuk Mamasa, dari Mamasa untuk Indonesia. Merdeka!”

Dengan semangat kebersamaan tersebut, Kecamatan Nosu turut menjadi bagian penting dalam kemeriahan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan upaya mengukir sejarah melalui kegiatan minum kopi serentak menggunakan cangkir bambu.

(Aldominggus rombelinggi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *