Berita  

Miris! Minibus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter di Jalan Poros Simbuang–Mappak, Kondisi Jalan Rusak Parah Kembali Jadi Sorotan

Tana Toraja InfoBerantasNews.com– Kecelakaan lalu lintas yang diduga dipicu oleh buruknya kondisi infrastruktur jalan kembali terjadi di wilayah Kecamatan Mappak, Kabupaten Tana Toraja. Sebuah kendaraan minibus dilaporkan terjatuh ke dalam jurang dengan kedalaman kurang lebih 30 meter di ruas Jalan Poros Simbuang–Mappak pada Jumat (19/6/2026).

Menurut keterangan warga yang berada di sekitar lokasi, kendaraan tersebut sedang melintas dan berusaha melewati tanjakan yang cukup curam. Namun, akibat kondisi badan jalan yang mengalami kerusakan berat, kendaraan diduga kehilangan tenaga saat menanjak. Jalan yang berlubang, berbatu, dan tidak rata menyebabkan kendaraan tidak mampu melanjutkan perjalanan hingga akhirnya bergerak mundur secara tidak terkendali.

Dalam hitungan detik, kendaraan tersebut keluar dari badan jalan dan terjun ke jurang sedalam sekitar 30 meter yang berada di sisi jalan. Suara benturan keras yang terdengar dari dasar jurang membuat warga sekitar bergegas menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.

Warga bersama pengguna jalan lainnya langsung melakukan upaya evakuasi secara gotong royong. Proses penyelamatan berlangsung cukup sulit mengingat medan lokasi yang curam serta akses menuju dasar jurang yang terbatas. Meski demikian, semangat kebersamaan masyarakat terlihat begitu kuat dalam membantu korban dan menangani situasi darurat tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi bukti nyata bahwa kondisi Jalan Poros Simbuang–Mappak memerlukan perhatian serius dari pemerintah. Ruas jalan tersebut selama ini dikenal sebagai salah satu akses utama yang menghubungkan berbagai wilayah pedesaan dan menjadi jalur penting bagi aktivitas masyarakat, mulai dari transportasi hasil pertanian, perdagangan, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Warga mengaku telah lama mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah. Selain banyak ditemukan lubang dan permukaan jalan yang tidak rata, beberapa titik jalan juga dinilai rawan longsor serta minim pengamanan seperti pagar pembatas di sisi jurang. Saat musim hujan tiba, kondisi jalan menjadi semakin berbahaya karena licin dan sulit dilalui kendaraan.

Sejumlah tokoh masyarakat menilai bahwa kejadian ini seharusnya menjadi alarm bagi seluruh pihak terkait agar segera mengambil langkah nyata dalam melakukan perbaikan infrastruktur. Mereka berharap tidak perlu lagi ada korban jiwa maupun kerugian materi yang lebih besar sebelum dilakukan penanganan yang serius.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Jalan ini merupakan urat nadi masyarakat. Setiap hari warga melintas untuk bekerja, mengangkut hasil kebun, bersekolah, dan berbagai kebutuhan lainnya. Jika kondisi jalan terus dibiarkan seperti ini, bukan tidak mungkin kecelakaan serupa akan kembali terjadi,” ungkap salah seorang warga setempat.

Selain menghambat mobilitas masyarakat, kondisi jalan yang rusak juga berdampak pada perekonomian warga. Biaya transportasi menjadi lebih tinggi, distribusi hasil pertanian sering mengalami keterlambatan, dan kendaraan masyarakat lebih cepat mengalami kerusakan akibat medan jalan yang tidak layak.

Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi dapat segera turun langsung meninjau kondisi ruas Jalan Poros Simbuang–Mappak dan mengalokasikan anggaran untuk perbaikan secara menyeluruh. Infrastruktur jalan yang baik dinilai sangat penting untuk menunjang pembangunan daerah serta menjamin keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu, para pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut, terutama pada malam hari dan saat cuaca buruk.

Pengendara juga diharapkan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan di medan yang cukup berat dan menantang.

Kejadian minibus yang terjun ke jurang sedalam 30 meter ini menjadi peringatan bahwa persoalan infrastruktur bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik semata, melainkan juga menyangkut keselamatan dan nyawa masyarakat. Besar harapan seluruh warga agar peristiwa ini menjadi perhatian serius sehingga perbaikan jalan dapat segera direalisasikan demi mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Redaksi
InfoBerantasNews.com
“Menyajikan Informasi, Mengawal Kepentingan Masyarakat.”

  • (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *