Polewali Mandar InfoBerantasNews.com– Dalam rangka mempercepat implementasi program digitalisasi administrasi kependudukan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Polewali Mandar menggelar kegiatan pelayanan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kantor Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar.(24/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Disdukcapil Kabupaten Polewali Mandar dengan Dinas Sosial yang difasilitasi oleh Pemerintah Kecamatan Tutar serta didukung penuh oleh para Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Pelayanan ini dilaksanakan melalui metode jemput bola, di mana petugas turun langsung ke wilayah kecamatan guna memberikan kemudahan akses pelayanan kepada masyarakat tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil di ibu kota kabupaten.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendorong pemanfaatan teknologi digital di bidang administrasi kependudukan. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat yang telah memiliki KTP elektronik diberikan kesempatan untuk melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital secara langsung dengan pendampingan dari petugas yang berkompeten.
Pelayanan yang diberikan meliputi proses verifikasi dan validasi data kependudukan, pemindaian QR Code untuk aktivasi aplikasi IKD, hingga pendampingan instalasi aplikasi pada telepon genggam masyarakat. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi terkait fungsi, manfaat, dan tata cara penggunaan IKD dalam kehidupan sehari-hari.
Camat Tutar menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Disdukcapil Kabupaten Polewali Mandar, Dinas Sosial, serta seluruh Pendamping PKH yang telah berkolaborasi menghadirkan layanan kependudukan secara langsung di wilayah Kecamatan Tutar.
Menurutnya, kehadiran layanan jemput bola ini sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang tinggal di daerah pedesaan dan memiliki keterbatasan akses transportasi menuju pusat pelayanan di kabupaten.
“Program seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain mendekatkan pelayanan kepada warga, kegiatan ini juga menghemat waktu dan biaya yang biasanya harus dikeluarkan masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan di kantor Disdukcapil. Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak Disdukcapil menjelaskan bahwa Identitas Kependudukan Digital merupakan salah satu inovasi pemerintah dalam rangka transformasi pelayanan publik berbasis elektronik. IKD berfungsi sebagai identitas digital resmi yang dapat digunakan masyarakat melalui perangkat telepon pintar dan memiliki kekuatan hukum yang sama dengan identitas fisik sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui aplikasi IKD, masyarakat dapat mengakses berbagai dokumen kependudukan secara digital, seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, dan dokumen kependudukan lainnya yang telah terintegrasi dalam sistem nasional. Kehadiran IKD diharapkan mampu meningkatkan keamanan data, mempermudah akses layanan publik, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang modern dan efisien.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga dari berbagai desa di Kecamatan Tutar datang secara bergantian untuk mengikuti proses aktivasi. Banyak di antara mereka yang mengaku terbantu dengan adanya pendampingan langsung dari petugas karena masih belum memahami penggunaan aplikasi digital pada telepon genggam.
Para Pendamping PKH juga berperan aktif dalam mengoordinasikan peserta serta membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya memiliki Identitas Kependudukan Digital. Kehadiran para pendamping menjadi faktor pendukung keberhasilan kegiatan karena mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelompok keluarga penerima manfaat.
Selain memberikan pelayanan teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi, penggunaan identitas digital secara bijak, serta manfaat digitalisasi administrasi kependudukan dalam mendukung berbagai layanan pemerintah maupun sektor lainnya.
Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berharap melalui kegiatan jemput bola ini tingkat kepemilikan dan penggunaan IKD dapat terus meningkat di seluruh wilayah kecamatan. Dengan semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan IKD, maka pelayanan publik berbasis digital akan semakin mudah, cepat, transparan, dan akuntabel.
Kolaborasi antara Disdukcapil, Dinas Sosial, Pemerintah Kecamatan Tutar, serta Pendamping PKH menjadi contoh nyata sinergi lintas sektor dalam menghadirkan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui pelayanan jemput bola diharapkan mampu mempercepat transformasi digital sekaligus meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya administrasi kependudukan yang tertib dan modern.
Kegiatan aktivasi IKD di Kecamatan Tutar ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik hingga ke pelosok daerah, memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak yang sama dalam mengakses layanan administrasi kependudukan yang berkualitas, mudah, dan terjangkau.
“Digitalisasi kependudukan bukan sekadar perubahan teknologi, tetapi langkah nyata menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, aman, dan memudahkan seluruh masyarakat.”
(Red).












