MAMASA InfoBerantasNews.com– Kreativitas masyarakat dalam mengembangkan usaha mandiri kembali terlihat di wilayah Kabupaten Mamasa. Seorang warga Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, yang akrab disapa Isma, berhasil membuat sabun colek secara manual. Kegiatan tersebut mendapat perhatian dari Abd. Rahman, anggota Ikatan Jurnalis Sulawesi Barat (IJS) DPW Mamasa, yang berkunjung langsung untuk melihat produk hasil usaha warga tersebut.
Kunjungan Abd. Rahman kepada Isma di Desa Malatiro menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat aktivitas masyarakat yang berupaya menghasilkan produk kebutuhan rumah tangga melalui keterampilan dan inisiatif sendiri. Kehadiran anggota IJS DPW Mamasa tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap potensi usaha lokal yang tumbuh di tengah masyarakat pedesaan.
Berdasarkan dokumentasi kunjungan, Abd. Rahman dan Isma terlihat memperlihatkan produk sabun colek yang dihasilkan. Produk tersebut menjadi gambaran adanya kreativitas warga dalam memanfaatkan keterampilan untuk membuat barang yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dorong Kreativitas dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Usaha yang dirintis Isma menjadi salah satu contoh kegiatan produktif masyarakat yang berpotensi dikembangkan lebih lanjut. Di tengah berbagai tantangan ekonomi, kemampuan menghasilkan produk sendiri dapat menjadi peluang untuk membangun usaha mandiri dan menambah sumber pendapatan keluarga.
Pembuatan sabun colek secara manual membutuhkan perhatian terhadap bahan baku, proses pencampuran, konsistensi produk, pengemasan, serta kualitas hasil produksi. Apabila seluruh tahapan tersebut dikelola dengan baik dan memenuhi standar yang berlaku, usaha seperti ini berpeluang dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi yang lebih berkelanjutan.
Keberadaan usaha kecil di desa juga memiliki arti penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Selain memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan, usaha rumahan berpotensi membuka peluang kerja dan memperluas kegiatan ekonomi di lingkungan sekitar.
Melalui kunjungan tersebut, Abd. Rahman memberikan perhatian terhadap aktivitas usaha yang dilakukan Isma. Publikasi mengenai kreativitas warga diharapkan dapat memperkenalkan potensi masyarakat Desa Malatiro kepada khalayak luas, sekaligus menjadi inspirasi bagi warga lainnya untuk terus mengembangkan keterampilan yang dimiliki.
Harapkan Perhatian Pemerintah dan Pendampingan UMKM
Potensi usaha yang dimiliki masyarakat seperti Isma diharapkan mendapat perhatian dari pemerintah desa, pemerintah Kecamatan Tabulahan, Pemerintah Kabupaten Mamasa, serta instansi terkait yang membidangi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui pendampingan usaha, pelatihan pengembangan produk, pengemasan yang lebih menarik, strategi pemasaran, hingga pengenalan akses permodalan sesuai persyaratan yang berlaku.
Pendampingan juga penting agar pelaku usaha mampu memahami kebutuhan pasar dan meningkatkan daya saing produknya. Dengan demikian, usaha yang semula dijalankan dalam skala kecil dapat memiliki kesempatan untuk berkembang secara bertahap.
Di sisi lain, karena sabun colek merupakan produk yang digunakan dalam kegiatan rumah tangga, aspek keamanan bahan baku dan proses produksi harus menjadi perhatian utama. Pelaku usaha perlu memastikan bahwa bahan yang digunakan sesuai peruntukannya, proses pembuatan dilakukan dengan aman, serta mutu produk dan ketentuan perizinan dipenuhi sebelum produk dipasarkan secara lebih luas.
Langkah tersebut penting untuk melindungi konsumen sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha lokal.
Peran Jurnalis dalam Mengangkat Potensi Masyarakat
Kunjungan Abd. Rahman sebagai anggota IJS DPW Mamasa juga memperlihatkan pentingnya peran media dalam memperkenalkan kegiatan masyarakat yang memiliki nilai positif. Melalui pemberitaan, berbagai potensi yang tumbuh di wilayah pedesaan dapat diketahui oleh masyarakat luas dan menjadi perhatian pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam pembinaan usaha.
Pemberitaan mengenai Isma diharapkan tidak hanya memperkenalkan produk sabun colek hasil buatannya, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal berbagai peluang usaha yang dapat dikembangkan sesuai keterampilan dan kondisi lingkungan masing-masing.
Kabupaten Mamasa memiliki masyarakat dengan beragam potensi dan kreativitas. Karena itu, publikasi mengenai aktivitas produktif warga menjadi salah satu cara untuk memperlihatkan bahwa pembangunan ekonomi daerah juga dapat tumbuh dari inisiatif masyarakat di tingkat desa.
Usaha yang dilakukan Isma di Desa Malatiro diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan kegiatan produksi yang lebih terencana, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas pemasaran apabila telah memenuhi persyaratan yang diperlukan.
Pada akhirnya, pengembangan usaha masyarakat membutuhkan kemauan pelaku usaha, pengelolaan yang baik, serta dukungan dan pendampingan dari berbagai pihak. Sinergi tersebut diharapkan dapat membantu usaha kecil tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.
Kunjungan Abd. Rahman, anggota IJS DPW Mamasa, kepada Isma, warga Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, menjadi momentum untuk memperkenalkan kreativitas masyarakat dalam membuat sabun colek secara manual. Potensi tersebut diharapkan mendapat perhatian dan pendampingan yang tepat agar dapat dikembangkan menjadi usaha yang produktif, aman, dan berkelanjutan.
(Red).












