Polres  

Jumat Keliling di Puawang, Wakapolres Majene Serap Aspirasi Warga, Bahas Judi Online hingga Kebakaran Lahan

MAJENE InfoBerantasNews.com– Menjadikan komunikasi langsung dengan masyarakat sebagai sarana menjaga keamanan dan ketertiban, Wakapolres Majene Kompol Muh. Akhir Anwar, S.H., melaksanakan kegiatan Jumat Keliling bersama jajaran Polres Majene di Masjid Jami Darul Mujahidin, Puawang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi ruang dialog antara kepolisian dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, maupun persoalan yang dihadapi warga di lingkungan tempat tinggal mereka.

Dalam kesempatan itu, Wakapolres Majene didampingi Kabag Ren, Kanit Bhabinkamtibmas, serta Kaur Mintu Sat Binmas Polres Majene dan disambut oleh para jamaah Masjid Jami Darul Mujahidin.

Di hadapan jamaah, Wakapolres menyampaikan bahwa kehadiran jajaran kepolisian melalui program Jumat Keliling merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program prioritas Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat. Melalui kegiatan ini, Polri ingin membangun kedekatan sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat.

Ia juga mengajak warga untuk tidak ragu menyampaikan berbagai masukan dan persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing agar dapat diketahui dan segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian sesuai kewenangannya.

Dialog berlangsung terbuka. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan beberapa persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.

Salah satu aspirasi yang mengemuka adalah permintaan agar kepolisian lebih gencar melakukan sosialisasi mengenai bahaya judi online yang dinilai semakin meresahkan dan berpotensi merusak kehidupan sosial maupun ekonomi masyarakat.

Selain itu, warga turut mengeluhkan masih terjadinya kebakaran lahan di wilayah Puawang. Berdasarkan informasi yang disampaikan, titik api disebut-sebut berawal dari wilayah Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, sehingga dikhawatirkan berdampak terhadap lingkungan dan lahan milik warga setempat.

Persoalan lain yang juga menjadi perhatian adalah banyaknya ternak yang dilepasliarkan hingga memasuki area perkebunan dan lahan milik masyarakat Puawang. Warga menyebut ternak tersebut berasal dari wilayah Kabupaten Polewali Mandar dan meminta adanya perhatian serta koordinasi untuk mengatasi persoalan tersebut.

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Wakapolres Majene menampung seluruh masukan yang disampaikan jamaah untuk selanjutnya dikoordinasikan dan ditindaklanjuti bersama pihak terkait.

Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, Polres Majene berharap hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Tidak hanya sebagai sarana silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk mendeteksi berbagai persoalan sejak dini demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah Kabupaten Majene.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *