MAJENE InfoBerantasNews.com– Kepedulian terhadap persoalan ketenagakerjaan di tengah masyarakat ditunjukkan Polsek Malunda, Polres Majene, melalui kegiatan Polisi Peduli Pengangguran dengan menyambangi sejumlah pemuda dan warga yang sedang berkumpul di Lingkungan Pecaoa, Kelurahan Malunda, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Kamis (29/10/2026).
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Kapolsek Malunda IPTU Antonius B. berdialog langsung dengan para pemuda untuk mendengarkan aspirasi serta menggali berbagai persoalan yang mereka hadapi, khususnya terkait kesulitan memperoleh pekerjaan.
IPTU Antonius B. mengatakan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri yang dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari Mabes Polri, Polda, Polres hingga jajaran Polsek. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap persoalan sosial yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Menurutnya, pengangguran bukan hanya persoalan individu, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama karena berkaitan erat dengan kondisi perekonomian dan tingkat kesejahteraan masyarakat.
“Melalui program ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat, terutama para pemuda yang masih mencari pekerjaan. Persoalan pengangguran perlu menjadi perhatian bersama agar kita dapat mencari solusi sesuai dengan kondisi dan potensi yang ada di wilayah masing-masing,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya membuka peluang kerja bagi masyarakat semakin meningkat. Dengan memiliki pekerjaan dan penghasilan yang layak, masyarakat diharapkan mampu memperbaiki taraf hidup serta memenuhi kebutuhan keluarganya.
Kapolsek Malunda juga menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat perlu didukung oleh berbagai pihak. Sebab, ketika kondisi ekonomi keluarga semakin baik, dampak positifnya akan turut dirasakan dalam kehidupan sosial masyarakat.
Melalui kegiatan Polisi Peduli Pengangguran, Polsek Malunda berupaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga sebagai langkah awal untuk mendorong perhatian dan solusi terhadap persoalan ketenagakerjaan di wilayah hukumnya.
(Red).












