Polewali Mandar InfoBerantasNews.com– Tim Pengendalian dan Pengawasan (Dalwas) Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) meninjau pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah teritorial Kodim 1402/Polman, Sulawesi Barat. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kualitas konstruksi dan kesesuaian pekerjaan dengan ketentuan yang berlaku.
Tim Dalwas yang dipimpin Brigjen TNI Bayu Tirtianto, S.Sos., M.Si., M.M., CGRA, melakukan pemeriksaan langsung di sejumlah lokasi pembangunan jembatan, termasuk di Desa Kunyi, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar.
Usai mengecek kondisi fisik jembatan di Desa Kunyi, Brigjen TNI Bayu Tirtianto menilai konstruksi yang telah dikerjakan menunjukkan hasil yang baik. Progres pembangunan jembatan tersebut dilaporkan telah mencapai sekitar 80 persen.
“Dari konstruksi yang sudah mencapai 80 persen ini, secara pengerjaan sangat bagus dan layak. Saya juga mengapresiasi Dandim 1402/Polman beserta tim yang sudah mengerjakan,” ujar Brigjen Bayu.
Meski demikian, ia mengingatkan agar pekerjaan yang masih berlangsung tetap memperhatikan spesifikasi teknis. Setiap tahapan pembangunan harus dilaksanakan sesuai ketentuan agar kualitas konstruksi tetap terjaga.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk perhatian pimpinan TNI AD dalam menghadirkan akses penghubung bagi masyarakat di wilayah yang membutuhkan infrastruktur.
Ia juga berpesan kepada Pemerintah Desa Kunyi dan masyarakat agar menjaga serta memelihara jembatan setelah selesai dibangun dan dapat digunakan.
“Jembatan ini merupakan impian masyarakat sejak puluhan tahun. Karena itu, setelah dibangun, harus dijaga dan dipelihara bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pesannya.
Sementara itu, Dandim 1402/Polman Letkol Inf Ikhwan Arifin mengatakan pemeriksaan Tim Dalwas merupakan bagian dari pengawasan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah teritorial Kodim 1402/Polman.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pekerjaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan serta memperhatikan aspek kualitas, kelayakan, dan keamanan sebelum jembatan digunakan masyarakat.
” Pemeriksaan ini untuk memastikan pembangunan jembatan telah dilaksanakan sesuai ketentuan, sekaligus memberikan kepastian mengenai kelayakan dan keamanan jembatan sebelum digunakan masyarakat,” kata Letkol Ikhwan.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim mengevaluasi sejumlah aspek pembangunan, termasuk material yang digunakan dan hasil pekerjaan fisik di lapangan. Evaluasi ini menjadi bagian penting untuk memastikan pembangunan memenuhi spesifikasi yang ditetapkan.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran peninjauan Tim Dalwas meliputi Jembatan Perintis Garuda di Desa Tubbi, Sambalibali, Pussui, Tenggelang, dan Kunyi.
Kepala Desa Kunyi, Anri, yang turut hadir dalam peninjauan tersebut, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI atas pembangunan jembatan di wilayahnya.
Ia mengatakan, keberadaan jembatan tersebut menjadi harapan masyarakat yang telah dinantikan selama puluhan tahun.
“Kami berterima kasih kepada TNI. Jembatan yang sudah diimpikan masyarakat sejak puluhan tahun lalu kini mulai berdiri kokoh. Kami berharap pembangunan ini segera selesai dan nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Anri.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga serta mempermudah akses masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Setelah seluruh pekerjaan rampung dan dinyatakan layak digunakan, jembatan tersebut diharapkan menjadi penghubung yang bermanfaat bagi masyarakat setempat.
(Red).












