Tiga Sekolah di Sesenapadang Kolaborasi Gelar Bimtek AI, Dorong Guru Kuasai Teknologi untuk Pembelajaran

Mamasa Infoberantasnews.com– Transformasi digital di sektor pendidikan terus bergerak hingga ke daerah. Tiga sekolah di Kecamatan Sesenapadang, Kabupaten Mamasa, yakni SDN 08 Pongko’, SDN 003 Tandiallo, dan SDK 015 Lisuan Ada’, berkolaborasi menggelar Pengimbasan Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Artificial Intelligence (AI) bertema “Menyusun Perencanaan Intrakurikuler dan Kokurikuler Berbasis Artificial Intelligence”, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di SDN 003 Tandiallo tersebut menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas guru menghadapi perubahan dunia pendidikan yang semakin dipengaruhi perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).


Pengimbasan ini diprakarsai oleh tiga kepala sekolah, yakni Lince, S.Pd. (Kepala SDN 08 Pongko’), Kristina Demmanora, S.Pd.K. (Kepala SDN 003 Tandiallo), dan Langi Lempan, S.Pd., M.M. (Kepala SDK 015 Lisuan Ada’), bersama para guru dari ketiga sekolah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Sekolah Rutmiaty, S.Pd. serta mendapat dukungan dari Koordinator Wilayah (Korwil) Kecamatan Sesenapadang, Bonggalayuk, S.Pd.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, para pendidik dituntut tidak hanya mampu mengikuti perubahan, tetapi juga memanfaatkan teknologi sebagai instrumen untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Karena itu, kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman sekaligus keterampilan praktis kepada guru dalam memanfaatkan AI sebagai pendukung proses pendidikan.


“Kehadiran AI harus dipandang sebagai peluang untuk memperkuat kualitas pembelajaran. Guru tetap menjadi aktor utama pendidikan, sementara teknologi berfungsi sebagai alat bantu untuk meningkatkan kreativitas, efektivitas, dan efisiensi kerja,” ujar salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan materi mengenai konsep dasar Artificial Intelligence, strategi penerapannya dalam dunia pendidikan, hingga praktik langsung menggunakan berbagai platform AI untuk mendukung penyusunan perangkat pembelajaran.
Guru-guru dilatih memanfaatkan teknologi AI dalam menyusun modul ajar, merancang asesmen pembelajaran, membuat bahan presentasi, menyusun program intrakurikuler dan kokurikuler, hingga menghasilkan berbagai dokumen pendidikan secara lebih cepat dan sistematis.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para guru aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengeksplorasi berbagai kemungkinan pemanfaatan AI untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah masing-masing.
Pengawas Sekolah, Rutmiaty, S.Pd., mengapresiasi kolaborasi yang dibangun oleh ketiga sekolah tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru harus terus dilakukan agar dunia pendidikan mampu menjawab tantangan zaman yang terus berubah.
Ia menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence, perlu diimbangi dengan pemahaman etika dan tanggung jawab sehingga teknologi dapat digunakan secara bijak demi kepentingan pendidikan.
Sementara itu, Korwil Kecamatan Sesenapadang, Bonggalayuk, S.Pd., menilai kegiatan tersebut sebagai contoh praktik baik yang menunjukkan semangat kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Menurutnya, sinergi antar sekolah menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pemerataan kualitas pendidikan, terutama dalam menghadapi era digital yang menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi dari seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa transformasi pendidikan tidak hanya berlangsung di kota-kota besar, tetapi juga tumbuh dari sekolah-sekolah di daerah yang memiliki semangat kuat untuk berinovasi dan berkembang.
Melalui kolaborasi antara SDN 08 Pongko’, SDN 003 Tandiallo, dan SDK 015 Lisuan Ada’, para guru diharapkan semakin siap mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan generasi masa depan.
Dengan mengusung semangat “Bersama AI, Ciptakan Perencanaan Pembelajaran yang Inovatif dan Bermakna,” kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam mendorong lahirnya ekosistem pendidikan yang adaptif, kreatif, dan siap menghadapi tantangan era transformasi digital.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *