Polewali Mandar InfoBerantasNews.com Di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi, masyarakat Desa Taramanu Tua, Kecamatan Tutar, Kabupaten Polewali Mandar, tetap berkomitmen menjaga dan melestarikan Silat Kottau, seni bela diri tradisional yang telah diwariskan oleh para leluhur masyarakat Mandar selama bergenerasi.(3/8/2026).
Silat Kottau bukan sekadar ilmu bela diri untuk mempertahankan diri, melainkan juga merupakan warisan budaya yang mengandung nilai-nilai luhur seperti keberanian, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, persaudaraan, serta penghormatan kepada guru, orang tua, dan sesama. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki akhlak yang baik sekaligus mencintai budaya daerahnya.
Bagi masyarakat Taramanu Tua, Silat Kottau merupakan bagian dari identitas dan jati diri yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah serta kehidupan sosial masyarakat. Warisan ini telah dipelajari dan diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah menjaga tradisi tersebut hingga tetap hidup sampai sekarang.
Tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para pelatih Silat Kottau berharap generasi muda tidak melupakan warisan budaya yang menjadi kebanggaan masyarakat Mandar. Mereka mengajak para pemuda untuk terus belajar, berlatih, dan memahami filosofi yang terkandung dalam setiap gerakan Silat Kottau, sehingga tradisi tersebut tidak hanya dikenal sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter dan pelestarian budaya.
Pelestarian Silat Kottau dinilai menjadi tanggung jawab bersama. Karena itu, dukungan dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh adat, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat luas sangat diperlukan melalui pembinaan, pelatihan rutin, festival budaya, serta berbagai kegiatan yang dapat memperkenalkan Silat Kottau kepada masyarakat, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Selain memiliki nilai budaya yang tinggi, Silat Kottau juga memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari promosi pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Polewali Mandar. Berbagai pertunjukan dalam acara adat, festival budaya, maupun kegiatan resmi dapat menjadi media untuk memperkenalkan kekayaan budaya Mandar kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan leluhur.
Masyarakat Desa Taramanu Tua meyakini bahwa menjaga Silat Kottau berarti menjaga marwah budaya Mandar. Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus bersatu dalam melestarikan tradisi ini agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman dan tetap menjadi warisan yang hidup bagi generasi mendatang.
Melalui semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal, Silat Kottau diharapkan terus berkembang sebagai simbol persatuan, kehormatan, dan kebanggaan masyarakat Mandar. Warisan leluhur ini bukan hanya milik Desa Taramanu Tua atau Kecamatan Tutar, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Polewali Mandar dan Sulawesi Barat yang patut dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada anak cucu di masa depan.
(Red).












